ANDIK BEJO
@AeJO
JL SUNGKONO NO 5 BANU, BANTUREJO
LUKIS
HOREG YANG HOREE
"HOREG yang HOREE" hadir di tengah kekosongan kesenian rakyat yang kini mulai kehilangan daya hidup. Masyarakat tidak lagi akrab dengan seni tradisi yang dulu menjadi medium pelepasan emosi dan mengembalikan ketenangan batin. Suara gamelan, nyanyian sinden, suluk pedalangan, nyanyian tradisional dan lain sebagainya tidak menjadi bagian akrab dalam telinga publik lagi. Maka noise oleh disrupsi elektronik-digital lebih laku ketimbang nuance pada seni pertunjukan tradisional. Beberapa kalangan menganggap bahwa fenomena ini, meski sebagai produk kreatif, berpotensi membawa ke jurang kematian budaya karena menjauh dari sisi manusiawi.(Tatang B.Sp)
Mix Media
140 x 170 cm