PAMERAN SENI RUPA

Saka Kelir 2025

Galery Raos Batu, 16 - 23 Agustus 2025
Karya Pameran
Saka Kelir

Sekapur Sirih

Kata Pengantar Saka Kelir 2025

Meneguhkan Jati Diri dari Ngantang

Di tengah arus zaman yang bergerak cepat, sebuah pernyataan personal yang kuat hadir dari Ngantang. Kelompok Dimensi, yang beranggotakan 18 perupa, mempersembahkan pameran SakaKelir. Pameran ini bukan sekadar ajang unjuk karya, melainkan sebuah perayaan atas pencarian dan penemuan jati diri artistik. Setiap karya yang terpampang adalah cerminan dari semangat untuk membangun identitas visual yang otentik.

Judul "Saka Kelir" memiliki makna yang mendalam. Kata "saka" dalam bahasa Jawa berarti tiang atau penyangga, sementara "kelir" adalah layar atau kanvas. Dengan demikian, "Saka Kelir" melambangkan fondasi kuat yang menjadi landasan bagi setiap goresan dan warna yang tercipta. Ini adalah metafora dari upaya para perupa untuk menemukan "pijakan" kreatif mereka sendiri dalam berkarya. Mereka tidak terikat pada satu aliran, melainkan berani mengeksplorasi gaya pribadi untuk menciptakan karya yang unik.

Pameran ini menjadi wadah bagi para seniman Dimensi untuk mensosialisasikan karya mereka yang beragam. Dari komposisi yang dinamis hingga narasi yang intim, setiap pelukis berhasil menegaskan identitasnya melalui bahasa visual. Melalui pameran ini, mereka menunjukkan bahwa kreativitas sejati tidak mengenal batas geografis. Dari Ngantang, sebuah daerah yang mungkin jauh dari hiruk pikuk konstelasi seni rupa, muncullah para perupa yang berani 'berbicara'. Pada akhirnya, "Saka Kelir" adalah sebuah ajakan untuk merenung. Sejauh mana kita telah menemukan pijakan kita sendiri? Kita juga didorong untuk menemukan pilar dalam hidup, berkarya dan menjadi diri sendiri. Pameran ini adalah bukti nyata bahwa dengan semangat dan ketekunan, kita bisa menciptakan sesuatu yang indah, bermakna, dan abadi.

Watoni, Ketua Yayasan Pondok Seni Batu / visual artist di Studio Pictolo

Karya Pameran

Karya Saka Kelir 2025

COURIOUS DARWIN
LUKIS
COURIOUS DARWIN

Sebuah ketidak percayaan tentang teori Darwin bahwa manusia berasal dari Kera!

Pencil on Paper

60 x 40 cm

NUANSA MERAH PUTIH (EDISI AYAM JANTAN)
LUKIS
NUANSA MERAH PUTIH (EDISI AYAM JANTAN)

"NUANSA MERAH PUTIH. Edisi AYAM JANTAN” Karya ini mengekspresikan kekuatan dan semangat melalui dominasi warna merah yang dinamis,dengan sentuhan putih lusuh dan robek-robek yang menambah kontras. Tekstur jangger jago yang kuat dan mata merah menyala menciptakan kesan intens dan berani Garuda bukan ayam jantan...

Tekstur Acrylic

130 x 120 cm

SHOLIHIN ROBOT

Detail Artist
TIBA WAKTUNYA
LUKIS
TIBA WAKTUNYA

-

Oil on Canvas

100 x 120 cm

GUSBANDI HARIOTO

Detail Artist
ZONA BETAN
LUKIS
ZONA BETAN

Populasi manusia yang terus bertambah otomatis berdampak pada kebutuhan perluasan lahan dan lapangan pekerjaan. Perluasan lahan membutuhkan infrastruktur dan sumberdaya manusia. Populasi mendorong inovasi dan kreativitas dalam berbagai bidang memicu pertumbuhan ekonomi dan perluasan usaha namuj bisa juga meningkatkan pengganggu dan kemiskinan dan tekanan pada lingkungan zona zona hijau perlahan tergeser menjadi zona zona beton. Kealamian menjadi keindahan buatan seterusnya dan seterusnya.

Acrilic on Canvas

120 x 200 cm

LILOK WINARDI

Detail Artist
CINTA, HARAPAN, DAN KENANGAN
LUKIS
CINTA, HARAPAN, DAN KENANGAN

Cinta adalah kasih sayang seorang ibu kepada buah hatinya,luas dan dalam bagaikan samudra. Dalam hatinya tersimpan harapan, agar sang cinta itu tumbuh mekar, semerbak seperti mawar di musim semi. Hingga kelak, sang cinta akan tumbuh menjadi pribadi terbaik, layaknya bunga terindah yang dipetik di taman kehidupan

Coffe on Paper

30 x 40 cm

JEPRI SETIAWAN

Detail Artist
YELLOW IN MY BLACK AND WHITE
LUKIS
YELLOW IN MY BLACK AND WHITE

Karya yang dibuahi dari sekian banyak mobil Modern yang marak pada masa kini membuat mobil Clasik lebih jarang ditemui ,tapi adanya mobil ini menjadikan nilai jual yang tinggi dijajarannya dan membuatnya lebih berharga Dimata mereka yang mengagumi. Karena itu saya sebagai seniman melihat dari Sudut pandang mobil ini untuk membuat nilai jual mobil dan juga karya ini menjadi lebih berharga.

Acrilic on Canvas

80 x 30 cm

ABDUL MALIK YUSUF HAKIKI

Detail Artist
YANG MENJADI KENANGAN INDAH
LUKIS
YANG MENJADI KENANGAN INDAH

-

Oil on Canvas

55 x 80 cm

IRA SULISTYAWATI

Detail Artist
THINKING ACT
LUKIS
THINKING ACT

-

Acrilic on Canvas

95 x 115 cm

BENNY AGUS KHURNIAWAN

Detail Artist
SEMANGAT
LUKIS
SEMANGAT

Memeriahkan Hari Kemerdekaan

Acrylic on Canvas

60 x 80 cm

EDO BEIJAN

Detail Artist
MENGGEMBALA DI TAMAN IMAJI
LUKIS
MENGGEMBALA DI TAMAN IMAJI

Menyatukan realitas dan imajinasi dalam satu lanskap simbolik.

Oil on Canvas

100 x 140 cm

DIDIK M. HAMDI

Detail Artist
MENUJU TEMPAT TINGGI
LUKIS
MENUJU TEMPAT TINGGI

Semangat untuk mencapai kehidupan yang lebih layak hadir dalam benak setiap orang. Keinginan-keinginan ini tentu membutuhkan usaha dan determinasi tinggi untuk mencapainya. Tak jarang, usaha dalam mencapai tujuan dihadapkan pada tantangan dan ketidakpastian. Karya "Menuju Tempat Tinggi" menggambarkan proses pertumbuhan kehidupan manusia dalam usahanya mencapai tingkat kesadaran spiritual tertinggi, yang dalam istilah Jawa disebut "Lembah Manah," yang berarti rendah hati. Bentuk-bentuk spiral sebagai latar belakang menggambarkan distraksi dan pencapaian-pencapaian hidup lainnya. Spiral terang pada puncak gunung melambangkan tujuan utama, yaitu kehidupan yang diinginkan.

Acrilic on Canvas

120 x 100 cm

HARITS GERONIMO

Detail Artist
OVERLAPPING
LUKIS
OVERLAPPING

Pasar tradisional,yang seringkali menjadi obyek dalam lukisan dan masih terus diulang ulang sampai sekarang.Namun pada faktanya.. realitas itu sudah tak utuh lagi. Pasar itu sudah menurun daya saingnya, saling tumpang tindih berebut eksistensi dengan pasar modern.

Acrilic on Canvs

110 x 140 cm

HOREG YANG HOREE
LUKIS
HOREG YANG HOREE

"HOREG yang HOREE" hadir di tengah kekosongan kesenian rakyat yang kini mulai kehilangan daya hidup. Masyarakat tidak lagi akrab dengan seni tradisi yang dulu menjadi medium pelepasan emosi dan mengembalikan ketenangan batin. Suara gamelan, nyanyian sinden, suluk pedalangan, nyanyian tradisional dan lain sebagainya tidak menjadi bagian akrab dalam telinga publik lagi. Maka noise oleh disrupsi elektronik-digital lebih laku ketimbang nuance pada seni pertunjukan tradisional. Beberapa kalangan menganggap bahwa fenomena ini, meski sebagai produk kreatif, berpotensi membawa ke jurang kematian budaya karena menjauh dari sisi manusiawi.(Tatang B.Sp)

Mix Media

140 x 170 cm

ANDIK BEJO

Detail Artist
SEMOGA TAK HILANG
LUKIS
SEMOGA TAK HILANG

Adat & budaya berkaitan erat,.. Seperti kebaya adalah pakaian atas wanita.... D mana era sekarang orang jarang memakai adapun pemakaian kebaya hanya pada hari hari tertentu ... Karena sekarang lebih dominan & bangga menggunakan pakaian dari negeri seberang.. Kita lupa akan tanah kelahiran kita tanah jawa... Seperti kata kulo nuwun bahas sederhana bila kita ke rumah orang lain sekarang sudah jarang terdengar... Jangan sampai hilang adat & budaya kita... Tanah jawa adalah tanah kelahiran kita setidaknya mari kita jaga bersama....

Oil On Canvas

100 x 80 cm

TAAT IWANES

Detail Artist
SANG KESADARAN
LUKIS
SANG KESADARAN

Perjalanan menuju sang daya akan sebuah kesadaran manusia.

Pencil on Canvas

100 x 70 cm

ADE CEPY ANDRIANO

Detail Artist
SEBAT BERSAMA MBAH MAD
LUKIS
SEBAT BERSAMA MBAH MAD

Apresiasi terhadap sosok mbah Mad akan komitmen dan konsistensi nya terhadap kesenian banthengan di kota Batu

Oil on Paper

33,5 x 42,2 cm

INOS LEMBAYUNG

Detail Artist

Sponsorship

Terima Kasih Kepada Para Sponsor Acara Pameran 2025

...
...
...
...

History Pameran

History Pameran Dimensi Ngantang

Duel Geber

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Teriring rasa Syukur kehadirat Allah Tuhan Yang Maha Esa, atas segala limpahan curahan nikmat-Nya. Shalawat...

Read More
Gali Galang Budaya

MENGURAI GARIS,MENGIKAT KEBERSAMAAN. ( Secuplik Catatan Untuk Seni Rupa Ngantang ) Kehidupan yang beraneka ragam tentang kegiatan manusia dimanapun tentu...

Read More
Bias Cakrawala

Sebuah peradaban yang di dalamnya keterkaitan, keterhubungan, serta keberlanjutan dalam mencapai keseimbangan. Sejarah merupakan percikan bias kejadian seb...

Read More